Praktek UTS dengan Sistem Minimal

Hay Friend 😀

Kali ini saya akan menjelaskan tentang robot Line Follower 😀

PENJELASAN MENGENAI ROBOT LINE FOLLOWER

th

Line follower robot adalah robot yang bisa bergerak mengikuti jalur panduan garis. Garis pandu yang di gunakan dalam hal ini adalah garis putih yang di tempatkan pada permukaan berwaran gelap, Kami merekomendasikan kepada anda yang masih awam tentang ilmu robotika dan berniat untuk mendalami ilmu robotika. Dengan robot ini anda akan belajar bagaimana mengatur sensitifitas sensor, mengatur kecepatan motor, mengatur posisi sensor dan posisi motor untuk mendapatkan kecepatan terbaik sehingga menjadi yang tercepat dalam suatu kompetisi robot. Anda akan belajar menemukan setting terbaik untuk robot anda.

Bagi anda yang ingin mengikuti kompetisi robot, robot ini sangat cocok untuk digunakan pada kompetisi robot line follower analog dengan model track single line karena robot ini sangat mengandalkan kecepatan. Anda juga dapat melakukan modifikasi sesuai dengan keinginan anda sendiri mulai dari penggantian motor yang digunakan hingga bentuk body robot dapat diubah sesuai selera.

Sedangkan untuk elektronik robot yaitu sebuah robot  yang meliputi adanya rangkaian pengendali utama (main controller), rangkaian sensor, dan rangkaian driver. Dan sistem yang penting dalam pembuatan robot line follower yaitu bahasa pemrogram (software).

Ada dua macam robot line follower yaitu line follower biasa tanpa menggunakan program dan line follower dengan program microkontroler. hanya saja yang menggunakan program microkontroler lebih komplek dan lebih sempurna jika di banding line follower yang tanpa menggunakan program..

Dengan prosedur perakitan dan setting yang mudah dimengerti, robot ini sangat berharga untuk anda miliki.

Tapi robot yang kami buat ini tidak menggunakan Mikrokontroler melainkan menggunakan IC.

Perbedaan Penggunaan IC dan Mikrokontroller pada Robot Line Follower

No Robot Line Follower
Perbedaan Tanpa program Dengan Program
1 Biaya Pembuatan Murah Lebih mahal
2 Pengendalian Tanpa bahasa pemrograman Dengan bahasa pemrograman
4 Komponen pengendali IC transistor / IC linier yang berisi gerbang logika (AND, NAND, OR NOR, XOR NOT) IC Microkontroler
5 Kecepat Gerak Kecepatan geraknya konstan, sulit di kendalikan Kecepatan geraknya dapat dikendaliakan melalui program

IC (Integrated Circuit) sebenarnya tidak jauh berbeda dengan microchip, hanya saja memang agak sulit membedakan keduanya, karena memang sama-sama komponen elektronika yang terintegrasi, Perbedaannya sebenarnya ada pada sistem rangkaian komponen dan kinerjanya. Jika microchip berisi rankaian digital dan analog sedangkan IC lebih berisi komponen elektronika analog yang diperkecil dalam satu sirkuit terintegrasi, Microchip memiliki peran dalam control dan bisa sebagai sensor logika, yang hasil keluaran atau outputnya nanti akan dikerjakan oleh komponen seperti IC. Jadi secara logika saja microchip memiliki kedudukan lebih tinggi dibandingkan IC. Memang IC dan microchip secara harafiah terlihat sama, tapi jika dijabarkan secara lebih rinci akan terlihat perbedaannya baik dari segi terminologinya dan harafiahnya.

Mikrokontroller/Pengendali mikro (Inggris: microcontroller) adalah sistem mikroprosesor lengkap yang terkandung di dalam sebuah chip. Mikrokontroler berbeda dari mikroprosesor serba guna yang digunakan dalam sebuah PC, karena sebuah mikrokontroler umumnya telah berisi komponen pendukung sistem minimal mikroprosesor, yakni memori dan antarmuka I/O.

Mikrokontroler bersifat specific purpose (fungsi khusus, terbatas). Sehingga berisikan sepaket chip lengkap yang terdiri dari fitur-fitur pengolah data yang juga terdapat dalam mikroprosesor, ditambah RAM, ROM, I/O, dan fitur terintegrasi lain di dalamnya. Implementasinya dapat ditemui pada berbagai macam perangkat rumah tangga, telekomunikasi, otomotif, mesin industri, elektronik, dan perangkat-perangkat lain yang memiliki ‘otak’ (embedded system) di dalamnya.

Jadi begini. Secara kasat mata, keduanya berupa IC. Berupa chip. Benda kecil hitam, persegi, dengan banyak kaki. Namanya saja IC, integrated circuit, jadi dia itu sebenarnya rangkaian elektronik yang sangat rumit, tetapi dijadikan kecil sekali dan kompak (integrated?). Jadi kalau ada yang tanya persamaan mikroprosesor dengan mikrokontroler, ya secara umum keduanya dapat dikemas dalam bentuk IC.

Cara Kerja Mikrokontroller pada Robot Line Follower

Robot line follower adalah sebuah robot yang dapat mengikuti sebuah jalur contohnya jalur hitam di atas arena yang berwarna putih. Robot dapat mengikuti jalur karena terdapat perbedaan pembacaan sensor saat berada di atas jalur hitam dan saat sensor berada di atas arena putih. Pada robot ini saya menggunakan IC (Integrated Circuit) bukan Mikrokontroller. Sebenarnya fungsi dari IC dan Mikrokontoller ini sama saja, akan tetapi pada mikrokontroller terdapat tambahan fitur yang dapat membuat robot mengikuti jalur sesuai dengan program yang dibuat, dan tentunya Mikrokontroller ini sangat bagus untuk robot line follower.

Nah jika pada artikel robot line follower analog, kita gak perlu mikirin yang namanya software tapi kali ini berbeda temen-temen semua dituntut untuk dapat menggunakan software dalam pengoperasian robot tapi bagi yang belum paham software gak perlu khawatir tenang saja dunia lum kiamat kalian masih dapat mempelajarinya

Hmmm software apa ja sich yang digunakan pada robot line follower dengan mikrokontroler?

Yang pertama ialah software  pemrograman bahasanya ada banyak bahasa yang dapat digunakan diantaranya assembly (angel tenan….) pascal(  rodok angel…) C (rodok gampang…) BASIC (gampang buanget…).

Ada banyak bahasa yang apat digunakan, mulai dari bahasa yang susah dan mudah, nach dengan adanya bahasa yang mudah lebih baik kita pelajari dulu yang mudah-mudah (kayak ngerjain soal ujian)…, seperti bahasa BASIC dan C.

Kalian dapat mempelajari bahasa basic dan c dari buku yang beredar banyak banget dipasaran,… oiya di blog ini juga terdapat penjelasan tentang cara mempelajari mikrokontroler Atmega8535, nach disitu q udah berusaha menge-share semua tentang bahasa basic dari awal hingga tak berakhir

Yang kedua ialah software downloader mikro, maksudnya ialah suatu perangkat lunak yang berfungsi memasukkan program ke dalam mikrokontroler tersebut nach Cuma dua software ini untuk merancang robot line follower mikrokontroler guampangkan.

Oh iya Friend tapi sayang sekali Robot Yang kami Buat itu menggunkan IC (Integrated Circuit). Kalo cara kerja Robot Line Follower Yang menggunakan IC (Integrated Circuit) Itu juga sama saja friend dengan Mikrokontroler. karena IC (Integrated Circut) dan Mikrokontroler itu adalah satu jenis ko 😀 .

 

Bahan – Bahan ( Specifications)

1. 1 buah mainboard
2. 2 sensor pembaca garis (led dan photodioda)
3. 2 buah motor DC kecepatan tinggi
4. 1   Roda dan ban khusus kompetisi (anti selip)
5. 1   Trimpot pengatur kecepatan
6. 1Trimpot pengatur sensor
7.   Chasis

Komponen yang dibutuhkan untuk membuat Robot Line Follower:

saat kami merakit Robot ini kami mendapatkan ilmu dari Robot Line follower tersebut, dengan merakit Robot ini kami menjadi perakit robot profesional 😀 kayanya baru 45 % hehehe :D, tapi kami terus berusaha untuk menjadi yang terbaik, Robot ini kami pesan langsung dari ROBOTIKA INDONESIA yang berada di kota Solo dengan harga Rp.875000,00~ termasuk mahal sih, tapi mau gimana lagi kan ini semua demi tugas hehe 😀 , Robot tersebut datang dari Kota solo ke kota cilegon hari kamis tgl 09-10-2014 , setelah tiba robot tersebut langsung kami bongkar untuk dipresentasikan bahan-bahan yg ada di robot tersebut, setelah dipresentasikan robot line follower ini diberi variasi berupa lampu dan fiber sebagai penutupnya, robot ini termasuk robot tercepat yang kami milik, robot Line Follower ini termasuk robot Analog, ada juga sih robot Line Follower yang digital, tapi Robot Line Follower yang digital itu menggunakan alat yaitu MIKROKONTROLER sedangkan Robot Line follower yang Analog itu menggunakan sebuah Alat IC (intergrated circuit), beda nya sih cuma di programnya saja,  yang penting bisa jalan dengan baik dan mengikuti garis yang berada di lintasan dengan baik heheh 😀 , kami akan menunjukkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat Robot Line Follower Analog, nih friend monggo di baca dan dilihat hehehe 😀 .

1. 1 Buah mainboard

foto0016foto00161

Mainboard ini terdiri dari beberapa komponen yang sudah digabungkan seperti trimpot pengatur kecepatan,disinilah kita dapat mengatur kecepatan saat berjalan dan trimpot pengatur sensor, dan disini juga kita bisa mengatur kepekaan lampu sensor terkadang lampu sensor juga bisa terpengaruh oleh penerangan contohnya cahaya matahari,karena itu kita bisa mengaturnya sesuai tempatnya, ada juga IC yang berfungsi sebagai jantung pada suatu rangkaian. Karena IC-lah yang mengatur tegangan input dan output serta mengatur kerja dari setiap blok rangkaian dengan membagi tugas masing-masing blok rangkaian tertentu dan di mainboard juga ada pemutus/penyambung arus daya, sehingga bisa dimatikan dan dinyalakan daya tersebut.

2. 2 Buah sensor pembaca garis (LED dan Photodioda)

foto0015

LED adalah singkatan dari Light Emiting Dioda, yakni merupakan komponen lain dari dioda yang dapat mengeluarkan cahaya. Sedangkan Photodioda adalah jenis dioda yang berfungsi mendeteksi cahaya. Komponen elektronika ini akan mengubah cahaya menjadi arus listrik, yang kemudian arus listrik ini akan disalurkan menuju IC yang selanjutnya akan dilanjutkan ke motor – motor DC, artinya Photodioda ini sangatlah Peka terhadap sinar cahaya contohnya matahari, karena itu photodioda ini mengalir ke IC. karena IC adalah otak dari robotnya yang bisa mengubah gerak roda tersebut melalui Motor DC.

3. 2 Buah motor DC berkecepatan tinggi

foto0018

Motor DC ini berfungsi untuk menggerakan roda agar bisa berjalan.

4. 2 Buah ban khusus kompetisi (Anti Selip)

foto0017

ban ini terlihat seperti ban biasa saja tetapi ban ini adalah ban Khusus yang digunakan Robot Line Follower ban ini disebut ban anti selip, ban ini sangat cocok digunakan pada jalur yang memiliki tikungan yang tajam. keren juga ban ini yah friend 😀 .

5. Trimpot pengatur kecepatan

foto00162

Trimpot ini berfungsi untuk mengatur kecepatan saat berjalan. cara supaya robot melaju dengan cepat yaitu dengan cara memutar trimpot tersebut ke arah kiri sedangkan untuuk memperlambat lajunya yaitu putar kekanan, memutarnya memakai alat bantu contohnya yaitu menggunakan Obeng min , jika terlalu cepat kemungkinan akan keluar jalur.

6. Trimpot pengatur sensor

foto00163

dan Trimpot yang ini berfungsi untuk mengatur kepekaan sensor, biasanya kepekaan sensor didalam ruangan dengan diluar ruangan agak berbeda, tergantung cahaya nya. cara kerjanya yaitu dengan cara memutar Trimpotnya Ke arah kanan dan ke arah Kiri, cari lah kepekaannya supaya sensor tersebut dapat membaca garis hitam atau putih yang berada di Lintasannya.

7. Chasis

foto0019

Chasis ini berguna sebagai tempat  komponen – komponen yang akan digunakan nantinya. chasis juga bisa disebut sebagai wadahnya para komponen-komponen. saran saya adalah carilah chasis jangan terlalu tebal, jangan terlalu tipis juga, dan jangan terlalu berat. karena dapat mempengaruhi kinerja robot yang akan dibuat nantinya.

Tahapan-Tahapan Perakitan

1. Tahapan pertama yaitu memasang Motor DC pada roda, lalu memasang kabel penghubung, kemudian langsung    dipasang pada chasis.

robot7

2. Tahapan kedua yaitu memasang sensor pembaca garis pada chasis yang  sebelumnya telah dipasang di PCB.Memasang harus yang benar yah jangan sampai bautnya kendor, baut harus diputar yang kuat.

robot1robot9

3. Tahapan ketiga yaitu memasang mainboard, pada robot yang sudag dirakit, mainboard nya dipasang diatas motor DC. Kira-kira gambarnya seperti ini.

robot6 robot12 robot5

4. Tahapan keempat yaitu memasang kabel untuk menghubungkan daya dari baterai. baterai berada di bawah mainboard sejajar dengan motor DC.

robot4 robot8

5. Dan tahapan yang terakhir yaitu memasang baterai, Baterai yang digunakan untuk robot ini yaitu baterai lithium polymer dengan tegangan 6-9 Volt, baterai jangan melebihi dari 9 volt, karena nanti kalo lebih dari 9 volt bisa terjadi terbakar robot tersebut karena daya yang diberikan terlalu berlebih.

robot2 robot17

Nah ini hasil yang kami buat yaitu Line follower 01 (LIFO) 🙂

robot3

itulah tahapan-tahapan perakitan robot line follower semoga bermanfaat 😀

jangan pernah bosan dengan pelajaran ini, teruslah belajar dan jangan lah mengejar nilai, lebih baik mengejar ilmu karena ilmu bisa membawa kesuksesan nantinya. By Aditya Fernando , Robotika Indonesia..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s